Kisah Letkol Untung Pranoto, Dulu Preman Paling Disegani di Semarang Kini Jadi Perwira Kopassus
JAKARTA, iNewsSemarang.id – Kisah perjalanan hidup Letkol Untung Pranoto, menarik diulas. Perwira Kopassus itu pernah malang melintang di dunia lembah hitam sebelum memutuskan masuk TNI AD demi mengubah nasibnya.
Sebelum menjadi perwira di Korps Baret Merah, Untung merupakan seorang preman yang paling disegani di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Melansir Kopassus untuk Indonesia, Sabtu (6/6/2026), Untung mengaku bosan dengan kehidupan di terminal sebagai preman. Ketika itu, dia mendapat kabar adanya perekrutan anggota TNI.
Dia pun mencoba mendaftar. Untung datang dengan memakai kaus singlet dan rambut gondrong gaya preman terminal saat mendaftar masuk Tamtama TNI AD. Kedatangannya itu langsung ditolak oleh petugas pendaftaran.
Namun Untung tidak putus asa, dia mendaftar kembali dengan memotong rambut serta berpakaian rapi. Tidak lupa dia meminta doa restu kepada ibunya. Berbekal dua lembar ijazah (SD dan SMP), Untung memberanikan diri mendaftar jadi TNI.
"Kalau saya tidak menjadi tentara, saya akan menjadi bajingan," ungkap Untung dalam hati saat hendak mendaftar.
Setelah menjalani seleksi yang cukup panjang, Untung Pranoto diterima dan mengikuti pendidikan Tamtama TNI AD. Dia pun akhirnya lulus dan menyandang pangkat Prajurit Dua (prada). Seiring berjalannya waktu, Untung lolos menjadi anggota baret merah Kopassus.
Karier Untung di pasukan komando sangat moncer. Ia bahkan sudah 17 kali naik pangkat, prestasi tersebut sangat terjadi. Saat ditanya apa modalnya, ia hanya selalu menjawab "Tuhan sudah berbaik hati".
Sebagai perwira TNI, Untung bertugas mengurus tata tertib. Tugasnya menegur, mengajari dan menyentil tentara yang tidak disiplin. Serta selalu berusaha memberikan nasihat kepada para juniornya, untuk bersikap loyal kepada siapapun yang memimpin.
Letkol Untung Pranoto yang pernah menjabat Pabandya Tatip Makopassus ini merupakan sosok tentara yang membawa loyalitas tinggi terhadap pekerjaannya di TNI AD.
Editor: Ahmad Antoni