Jelang MTQ Nasional XXXI, Semarang Diteguhkan Jadi Kota Religius Berakar Warisan Sunan Pandanaran
Ketua Yayasan Sunan Pandanaran, Aris Pandan Setiawan, menyampaikan bahwa haul merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga warisan perjuangan Ki Ageng Pandanaran sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan kepada generasi penerus.
Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Semarang yang terus mendukung pelestarian situs sejarah dan tradisi keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter kota.
Melalui Haul Sunan Pandanaran 1448 Hijriah, Pemerintah Kota Semarang ingin memastikan bahwa persiapan menuju MTQ Nasional XXXI tidak hanya diwujudkan melalui kesiapan penyelenggaraan, tetapi juga melalui penguatan identitas Semarang sebagai kota yang maju, religius, berbudaya, dan tetap setia menjaga warisan para pendirinya. Dengan demikian, MTQ Nasional diharapkan menjadi panggung untuk memperkenalkan kepada Indonesia bahwa Semarang adalah kota yang berhasil memadukan kemajuan pembangunan dengan kekayaan sejarah, budaya, dan nilai-nilai keislaman.
Editor : Arni Sulistiyowati