Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Masyarakat Wajib Tahu, Ini Arti Indikator Desil 1 sampai 10 di DTSEN
Advertisement . Scroll to see content

BSSN Ungkap Dugaan Kebocoran Data Penerima Bansos Jateng, Begini Respons Diskomdigi

Kamis, 23 Juli 2026 | 08:24 WIB
  • author Ahmad Antoni
BSSN Ungkap Dugaan Kebocoran Data Penerima Bansos Jateng, Begini Respons Diskomdigi
Kepala Diskomdigi Provinsi Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkap adanya dugaan kebocoran data penerima bantuan sosial (bansos) pada aplikasi Data Terpadu Jawa Tengah (DT Jateng).

Pemprov Jateng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) telah melakukan penanganan melalui serangkaian langkah dan prosedur tanggap insiden siber. Hingga kini, belum ada laporan dari masyarakat terkait kerugian akibat dugaan kebocoran data tersebut.

Kepala Diskomdigi Provinsi Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto, menjelaskan pemerintah provinsi mulai melakukan penanganan setelah menerima notifikasi dari BSSN, mengenai adanya indikasi kebocoran data.

Dia mengungkapkan, kronologi penanganan bermula pada 12 Februari 2026, ketika jajaran Polda Banten mendatangi Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, untuk berkoordinasi terkait penyidikan dugaan akses data secara tidak sah, yang ditangani di wilayah hukum Polda Banten.

Selanjutnya, pada 20 Februari 2026, BSSN mengirimkan notifikasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mengenai adanya indikasi dugaan kebocoran data.

"Peristiwanya diduga sebenarnya sudah terjadi sekitar satu tahun sebelumnya, kurang lebih pada April 2025," ungkap Lilik, di Semarang, Rabu (22/7/2026).

Setelah menerima pemberitahuan tersebut, tim teknologi informasi (IT) Dinas Sosial bersama Diskomdigi, di bawah supervisi BSSN dan Kementerian Komdigi, langsung melakukan langkah-langkah pengamanan, mulai dari penutupan akses, penguatan sistem keamanan, hingga penerapan verifikasi berlapis.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut