Puncak Kemarau 2026, Polda Jateng Gencarkan Patroli dan Mitigasi Cegah Kebakaran Hutan-Lahan
Selain itu, juga memperkuat koordinasi dengan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Perhutani, dan pemerintah daerah dalam mempercepat deteksi dini maupun penanganan apabila ditemukan titik api.
Tak hanya itu, Polda Jateng juga menyiagakan personel beserta peralatan pendukung pemadaman, termasuk kendaraan Water Cannon sebagai dukungan pemadaman darurat di lokasi tertentu, serta mengoptimalkan pemantauan titik panas (hotspot) berbasis teknologi untuk mempercepat respons di lapangan.
Upaya tersebut turut dibarengi penegakan hukum terhadap setiap peristiwa kebakaran yang terbukti disebabkan unsur kesengajaan maupun kelalaian.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan, pencegahan merupakan langkah yang paling efektif untuk menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat.
"Memasuki puncak musim kemarau, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Kondisi lahan yang kering membuat api sangat mudah menyebar sehingga pencegahan menjadi langkah yang paling efektif untuk menghindari terjadinya kebakaran," ujar Kombes Pol Artanto dalam keterangan resminya, Senin (13/7)
Dia mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kebiasaan tersebut dinilai masih menjadi salah satu penyebab munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran dalam skala lebih luas.
Editor : Ahmad Antoni