Transformasi Pelatihan Vokasi Dorong Pelaku UKM Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing Usaha
Pada saat yang sama, instruktur Kejuruan Bisnis dan Manajemen BBPVP Semarang melaksanakan shadowing bersama narasumber PT GoTo sebagai bagian dari proses alih pengetahuan dan penguatan kapasitas instruktur.
Kompetensi yang diperoleh tersebut selanjutnya akan ditransfer kepada 8 peserta lainnya, sehingga manfaat program dapat diperluas sekaligus memperkuat keberlanjutan pelatihan di BBPVP Semarang.
Sebagai bagian dari penutupan kegiatan, para peserta menampilkan produk unggulan sekaligus hasil implementasi materi pelatihan melalui mini bazaar.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mempraktikkan strategi pemasaran yang telah dipelajari, memperoleh masukan langsung dari para tamu undangan, serta memperluas jejaring bisnis.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, Digital Camp: SDM UMK Go-UP juga membuka akses peserta terhadap ekosistem pembiayaan usaha.
Kepala BBPVP Semarang, Fikri Kurniakiki, menyampaikan bahwa transformasi pelatihan vokasi saat ini tidak lagi berhenti pada peningkatan kompetensi teknis semata, melainkan harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing usaha.
"Pelatihan vokasi harus menghasilkan perubahan yang nyata. Keberhasilan program bukan hanya diukur dari berapa orang yang dilatih, tetapi dari berapa banyak lulusan yang bekerja serta lulusan yang menjadi pelaku usaha yang mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan pada akhirnya menciptakan peluang kerja baru. Karena itu, kami membangun ekosistem yang menghubungkan pelatihan, pendampingan, digitalisasi, hingga akses pembiayaan," jelasnya.
Editor: Ahmad Antoni