Seleksi Beasiswa Pemprov Jateng: 73 Santri dan Pengasuh Pesantren Lolos, 15 Kuliah ke Luar Negeri
Hasyim menyatakan, untuk penerima beasiswa luar negeri akan diberikan biaya kuliah, biaya visa, biaya hidup, asuransi kesehatan, dan bantuan tiket pesawat PP. Untuk dalam negeri diberi beasiswa berupa bantuan uang kuliah tunggal/UKT setiap semester.
"Beasiswa akan dimulai pada semester ini, tergantung dari kalender akademik masing-masing perguruan tinggi, yang jelas kampusnya harus yang sudah melakukan Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," imbuhnya.
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, penerima beasiswa yang lolos akan dikumpulkan untuk diberikan bimbingan teknis dan motivasi agar sungguh-sungguh untuk belajar.
"Alhamdulilah untuk program beasiwa santri dan pengasuh pesantren sudah selesai semua tahapanya. Perkiraan di pertengahan bulan ini (Agustus) mereka akan kita panggil, kita motivasi agar benar-benar konsen pendidikannya," ujarnya.
Dia mengatakan, untuk penerima beasiswa dalam negeri, meskipun kampus tempat mereka belajar tidak mewajibkan datang langsung, namun diharapkan tetap datang ke kampus. Setelah lulus, para penerima beasiswa diwajibkan pulang ke pesantren masing-masing untuk mengamalkan ilmunya.
Karena ini program perdana, Taj Yasin akan mengawal dan terus melakukan evaluasi. Jika hasilnya bagus tahun depan bisa dibuka lagi.
Editor : Ahmad Antoni