Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Nyelekit! Polistisi PDIP Sindir Jokowi: Diminta Nunjukin Ijazah, Kok Malah Nunjukin KTA PSI

Minggu, 27 September 2026 | 18:20 WIB
  • author Felldy Asyla Utama
Nyelekit! Polistisi PDIP Sindir Jokowi: Diminta Nunjukin Ijazah, Kok Malah Nunjukin KTA PSI
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan langsung kartu tanda anggota atau KTA PSI. (Foto: PSI)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli melontarkan sindiran pedas kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang memamerkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Guntur menyoal aksi Jokowi tersebut di tengah polemik ijazah yang masih menjadi perhatian publik. "KTA PSI itu apa ya? Partai Sengketa Ijazah?" kata Guntur Romli saat dihubungi, Minggu (27/9/2026).

Menurutnya, langkah Jokowi memamerkan KTA PSI berbanding terbalik dengan permintaan publik terkait transparansi ijazah. Menurutnya, polemik tersebut perlu diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kegaduhan.

"Diminta nunjukin ijazah agar tidak makin gaduh, kok malah nunjukin KTA, hehehe," tandas Guntur yang juga mantan kader PSI ini.

Dia kembali meminta Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk memenuhi permintaan yang dia sebut berasal dari publik terkait dokumen pendidikan mereka. "Baik Jokowi diminta nunjukin ijazah S1 UGM-nya dan Gibran nunjukin ijazah SMA-nya," tukasnya.

Diketahui, Jokowi menunjukkan KTA PSI saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyatakan dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.

Jokowi bahkan membacakan nomor keanggotaan yang tertera pada KTA tersebut di hadapan kader PSI. “Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya,” kata Jokowi pada Sabtu (26/9).
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut