Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penutupan MTQ Nasional 2026 Dikemas Lebih Meriah, Hadirkan Sejumlah Kejutan dan Hiburan
Advertisement . Scroll to see content

HUT Ke-81 RI, Ratusan Santri Lansia Pekikkan Semangat Kemerdekaan di Atas Perbukitan Kradenan

Senin, 17 Agustus 2026 | 13:53 WIB
  • author Ahmad Antoni
HUT Ke-81 RI, Ratusan Santri Lansia Pekikkan Semangat Kemerdekaan di Atas Perbukitan Kradenan
Sekitar 200 santri lansia Pesantren Roodhiyatam Mardhiyyah mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di atas Perbukitan Kradenan, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Senin (17/8/2026). (foto: iNewsSemarang.id)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Puluhan santri lanjut usia (lansia) Pesantren Roodhiyatam Mardhiyyah dengan penuh semangat mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di atas Perbukitan Kradenan, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Senin (17/8/2026).

Upacara bendera tahun ini berbeda dibanding pada tahun-tahun sebelumnya yang selalu digelar di kompleks pesantren di Jalan Dewi Sartika. Untuk pertama kalinya upacara digelar di atas perbukitan Kradenan yang merupakan lokasi baru pengembangan pesantren.

“Untuk pertama kalinya, upacara dilaksanakan di atas perbukitan, lokasi pengembangan pesantren yang baru ini. Alhamdulillah dengan nuansa yang luar biasa, semoga menambah hikmat dan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ungkap Pengasuh Ponpes Lansia Roodhiyatam Mardhiyyah, Muhammad Idris. 

“Alhamdulillah kami pada hari ini tepatnya 17 Agustus 2026, melaksanakan upacara pengibaran bendera yang diikuti sekitar 200 peserta bapak ibu dan mbah-mbah Alhamdulillah berjalan lancar,” tambahnya.

Idris menjelaskan bahwa hikmah Kemerdekaan RI sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kemerdekaan hingga usia para santri lansia.

“Para santri walaupun sudah lansia masih menikmati kemerdekaan ini dan masih semangat mengikuti upacara bendera Semoga ini menjadi bekal semangat untuk terus mengisi kemerdekaan ini kedepannya lebih baik,” ujarnya.

Sumirah (71), santri lansia mengaku senang dan beryukur bisa mengikuti upacara bendera 17 Agustus. “Saya senang bisa ikut upacara. Setelah latihan-latihan hingga sukses, ya Alhamdulillah,” ungkap Mbah Sumirah.

“Upacara ini untuk mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan, dengan harapan NKRI harga mati dan tetap kuat,” ujarnya.

Dia juga berharap bangsa Indonesia menjadi negara yang lebih aman dan tenteram bagi rakyatnya. “ Ya kami berharap sandang pangan murah, kita yang menikmati kemerdekaan betul-betul merdeka,” ujarnya.

Sementara, usai pelaksanaan upacara bendera, para santria lansia melakukan penanaman bibit pohon di area lokasi pengembangan pesantren. Kemudian, para lansia mengikuti lomba adu cepat menyunggi tampah.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut