Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah Keluarga Botok di Pati Diduga Ditembaki OTK hingga Kaca Pintu Pecah, Polisi Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Diblokir, Ini Penjelasan PPATK

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:17 WIB
  • author Jonathan Simanjuntak
Heboh Rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Diblokir, Ini Penjelasan PPATK
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) tiba di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026). (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNewsSemarang.id – Kabar pemblokiran rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono saat mendampingi aksi warga Pati di Jakarta, bikin heboh di media sosial. 

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan pihaknya tidak meminta penghentian rekening tersebut. "Kami saat ini tidak melakukan penghentian atas rekening AMPB," tegas Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Saat ditanya mengenai pihak yang memiliki kewenangan meminta pemblokiran rekening, Ivan menyebut penyidik juga memiliki kewenangan. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai penyidikan terkait rekening Supriyono. "Penyidik memiliki kewenangan," ungkapnya.

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil mengecam pemblokiran rekening Bank Mandiri milik Supriyono. Rekening tersebut diblokir ketika dia mendampingi warga Pati menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Koalisi masyarakat sipil menilai pemblokiran tersebut berpotensi melanggar hukum, menghambat kebebasan berpendapat, serta dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dana di perbankan.

Di dalam rekening Supriyono terdapat sekitar Rp80,9 juta. Dana tersebut terdiri atas uang pribadi dan donasi masyarakat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan peserta aksi, termasuk makanan, transportasi, serta akomodasi.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut