Jangan Biasakan Minum Kopi saat Perut Kosong, Ini Efeknya pada Lambung
JAKARTA, iNewsSemarang.id – Kebiasaan minum kopi pada pagi hari seakan bisa membantu mengusir kantuk dan meningkatkan energi sebelum memulai aktivitas. Akan tetapi, bagi sebagian orang, minum kopi saat perut kosong justru dapat memicu rasa tidak nyaman pada lambung.
Menurut Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik sekaligus content creator kesehatan, dr Ayman Alatas, kopi dapat memberikan efek berbeda pada setiap orang. Terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap kafein.
Dia menjelaskan, kafein dalam kopi dapat mengiritasi lambung pada sebagian orang. Kondisi tersebut bisa membuat perut terasa tidak nyaman setelah minum kopi.
"Kafeinnya itu sendiri, dia bisa mengiritasi dari lambungnya itu sendiri di beberapa orang. Jadi, beberapa orang yang sensitif kafein, jadinya nggak enak perutnya," jelas dia dalam unggahan video di akun Instagram miliknya, dikutip Senin (24/8/2026).
Karena itu, dia menyarankan orang yang memiliki lambung sensitif untuk tidak mengonsumsi kopi dalam kondisi perut kosong. Kopi sebaiknya diminum setelah makan untuk membantu mengurangi risiko iritasi pada lambung.
"So, that's why kenapa kalau minum kopi bagusnya setelah makan buat beberapa orang, biar nggak mengiritasi dari si lambungnya itu sendiri," ujar dr Ayman.
Selain kondisi lambung, kopi juga dapat memengaruhi sistem pencernaan. Kandungan kafein dapat meningkatkan motilitas atau pergerakan usus sehingga pada sebagian orang muncul dorongan untuk buang air besar (BAB) setelah minum kopi.
"Jadi kan kopi ada kafein ya, that's why itu yang kita cari sebetulnya. Cuma kafein itu sendiri meningkatkan motilitas dari usus. Jadi gampangnya, pergerakan usus itu makin cepat. That's why kenapa kadang bikin mules," ujarnya.
Namun, rasa mules setelah minum kopi susu tidak selalu disebabkan oleh kopi. Kandungan susu juga dapat menjadi pemicunya, terutama pada orang yang mengalami intoleransi laktosa.
"Sebenarnya bisa karena beberapa hal. Yang pertama, mungkin bukan kopinya. Jadi sebenarnya banyak orang Asia itu laktosa intoleran," ujarnya.
Intoleransi laktosa terjadi ketika tubuh kesulitan mencerna laktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam susu. Kondisi tersebut dapat menimbulkan keluhan pencernaan setelah mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung susu.
"Gue nggak bisa minum susu sapi karena gue nggak bisa mencerna laktosa. Nah, itu yang kadang bikin jadi mules. Tapi orang nggak sadar, menyalahkan kopinya," katanya.
Bagi pencinta kopi yang sering mengalami perut tidak nyaman, waktu dan kondisi saat mengonsumsi kopi perlu diperhatikan. Menghindari kopi saat perut kosong bisa menjadi salah satu langkah untuk mengurangi keluhan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
Jika rasa sakit atau gangguan pencernaan setelah minum kopi terjadi terus-menerus, sebaiknya jangan hanya mengubah kebiasaan minum kopi. Konsultasikan keluhan kepada tenaga medis untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.
Editor : Ahmad Antoni