Innalillahi, Pasutri Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang
SEMARANG, iNewsSemarang.id – Tidak ada angin tidak ada hujan, sebuah pohon tumbang menimpa pasangan suami istri (pasutri) hingga meninggal dunia. Peristiwa tragis itu menimpa korban saat mengendarai sepeda motor di Jalan Pandanaran, Kota Semarang, Jumat (4/9/2026) siang.
Selain mengakibatkan korban tewas, pohon asam berukuran besar berumur puluhan tahun yang mendadak tumbang juga mengakibatkan pengendara motor lainnya luka-luka.
Kedua korban tewas diketahui bernama Christiawan Purbowo dan istrinya, Susiana. Pasangan suami istri yang tengah berboncengan tersebut tak sempat menghindar saat pohon berukuran besar tersebut mendadak rubuh ke arah jalan raya.
"Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh setelah tertimpa batang pohon utama," ujar relawan penanganan bencana di lokasi, Mujianto, Jumat (4/9/2026).
Satu pengendara sepeda motor lainnya atas nama Ary Setiawan mengalami luka-luka. Korban selamat langsung dievakuasi warga dan petugas medis ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat.
Musibah tumbangnya pohon asam tua tersebut sempat mengejutkan warga serta pengguna jalan. Pasalnya, saat kejadian kondisi cuaca di wilayah Kota Semarang tergolong normal, cerah, dan tidak diterjang angin kencang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pohon asam tersebut roboh hingga akar utamanya tercabut dari dalam tanah. Tumbangnya pohon diduga kuat dipicu oleh faktor usia pohon yang sudah sangat tua dan kondisi perakaran yang mulai lapuk.
Selain menelan korban jiwa dan luka-luka, sepeda motor milik para korban juga mengalami kerusakan parah akibat hantaman beban batang pohon.
Petugas dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang bersama tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin guna menyingkirkan material dari tengah jalan agar arus lalu lintas kembali lancar.
Editor : Ahmad Antoni