get app
inews
Aa Text
Read Next : Semarang Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Pinggir Tol Jangli, Diduga terkait Hilangnya Mozza

Penerbangan di Bandara A Yani Semarang Dibatalkan Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Minggu, 06 September 2026 | 10:27 WIB
header img
Ilustrasi, penumpang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. (foto: iNewsSemarang.id)

“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan,” kata Sulistyo dalam siaran pers yang disampaikan lewat WhatsApp, Minggu (6/9) pagi. 

Untuk informasi kebandaraudaraan, mohon dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Bandara Semarang terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau dan secara aktif melakukan koordinasi dengan BMKG serta AirNav Indonesia untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama.

Menurutnya, koordinasi dilakukan secara berkala untuk memperoleh informasi terkini terkait kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta dampaknya terhadap operasional dan keselamatan penerbangan.

“Sebagai pengelola bandara, kami aktif berkoordinasi dengan para stakeholder termasuk pihak maskapai dan ground handling terkait operasional penerbangan. Bandara juga telah bekerja sama dengan penyedia land transportation bandara yang menyediakan opsi transportasi darat sebagai langkah antisipasi,” ujar Sulistyo.

“Keselamatan penerbangan dan optimalisasi layanan merupakan prioritas utama kami. Bandara Semarang akan terus memantau situasi dan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan operasional penerbangan berjalan dengan aman dan sesuai dengan kondisi terkini,” imbuhnya.


 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut