Sejarah Masjid Agung Demak, Masjid Tertua Peninggalan Raden Patah dan Wali Songo

Tim Okezone
Pelataran Masjid Agung Demak saat terendam banjir beberapa waktu lalu. (Dok IG)

DEMAK, iNewsSemarang.id Masjid Agung Demak di Jawa Tengah merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid yang berlokasi di Jalan Sultan Patah, Kampung Kauman, Kelurahan Bintoro, Kabupaten Demak ini merupakan peninggalan Raden Patah dan Wali Songo.

Masjid Agung Demak tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga sasaran wisata religi dan sejarah yang sering diziarahi wisatawan. Masjid ini juga jadi pusat pendidikan, politik, dan sosial masyarakat.

Masjid ini melambangkan toleransi dan keberagaman budaya yang menjadi ciri khas Indonesia. Masjid Demak telah berperan penting dalam sejarah penyebaran Islam di Indonesia khususnya Tanah Jawa.

Zaman dulu, banyak pedagang muslim dari Arab dan Persia datang ke Nusantara untuk berdagang. Mereka turut memperkenalkan Islam hingga agama Allah ini tersebar luas di Indonesia.

Kesultanan Demak yang berdiri pada perempat akhir abad ke-15 Masehi, merupakan kerajaan Islam pertama di Jawa dan jadi pusat penyebaran Islam. Masjid Demak dibangun oleh Raden Patah yang memimpin Kesultanan Demak periode 1475-1518.

Mengutip laman Dinas Pariwisata Demak, Masjid Agung Demak dibangun pada abad ke-15 oleh Raden Patah dan para Wali Songo. Awalnya, Raden Patah yang baru saja menjadi penguasa Demak melihat pentingnya memiliki pusat agama yang kuat sebagai landasan untuk memperluas pengaruh Islam.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network