Dia mengatakan, diperolehnya sertifikat World Athletic Label merupakan hal positif. Terlebih, di Indonesia baru ada tiga event yang mendapatkan label tersebut, yakni Jakarta Marathon, Bali Marathon, dan Bank Jateng Borobudur Marathon.
Nana berharap, even ini tidak hanya menjadi ajang olahraga saja, tetapi juga sebagai sarana promosi pariwisata dan budaya Jawa Tengah. Selain itu juga untuk menggerakkan geliat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan memperkuat identitas daerah, terutama Candi Borobudur.
Sementara, World Athletics Technical Delegate For Bank Jateng, A Hakeem Mohd AM Al Ameri menilai, panitia sudah mempersiapkan dengan sangat baik. Persiapan itu diamatinya dari manajemen race pack dan pengelolaan hotel yang baik.
Pihaknya juga turun ke sejumlah desa yang menjadi lintasan pelari. Menurutnya, penduduk sudah siap menyambut tamu dengan ramah, fasilitasnya memadahi dan venue sudah sesuai dengan standart keamanan yang disyaratkan.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait