Kakak korban, Ngatirin yang datang ke lokasi mengaku syok melihat kondisi adik dan keponakannya.
“Intinya saya ditelepon istri saya, disuruh ke rumah korban. Katanya gawat. Ibunya tergeletak, anaknya ada di kamar mandi, kepalanya dimasukkan ke dalam ember,” ungkap Ngatirin dengan suara bergetar.
Kapolsek Karanggede, AKP Suramto Widodo, memastikan peristiwa ini merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
“Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Dalam kejadian ini terdapat dua korban, satu anak meninggal dunia di TKP, sedangkan ibu kandungnya mengalami luka berat,” kata Kapolsek.
Hingga Kamis (29/1/2026) sore, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Ratusan warga memadati rumah korban, suasana duka dan tangis menyelimuti lokasi atas tragedi yang merenggut nyawa bocah tak berdosa tersebut.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
