Setelah menerima informasi adanya kejadian tersebut, Basarnas Kantor SAR Semarang melalui Unit Siaga SAR Pemalang memberangkatkan satu tim dan bergabung dengan tim SAR lainnya untuk melakukan pencarian.
Pada hari senin usaha tim SAR gabungan belum membuahkan hasil, namun di hari kedua pencarian (Senin, 26/1), tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama Aksinudin, dalam keadaan meninggal dunia.
“Korban pertama atas nama Aksinudin ditemukan tim pada pukul 08.30 WIB dalam kondisi MD dan langsung dibawa ke rumah duka. Masih ada satu lagi atas nama Pak Hamim yang dicari oleh tim” ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang.
Pencarian pun berlanjut di tengah hujan yang terkadang turun, lokasi licin, kabut tebal dan juga dingin yang cukup menusuk badan. Tim terus berjibaku berpacu dengan waktu dan juga kekhawatiran atas terjadinya longsor susulan.
Akhirnya setelah enam hari pencarian, tepatnya Jumat (30/1) siang tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir atas nama Hamim. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tertimbun material longsoran di lerengan bukit yang longsor.
“Korban terakhir atas nama Hamim telah ditemukan pada Jumat siang dalam kondisi meninggal dunia (MD) Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
