SEMARANG, iNewsSemarang.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 resmi digelar mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026.
Di balik seremoni pembukaan, ada agenda besar yang menyasar kebutuhan paling mendasar warga yakni infrastruktur lingkungan dan kualitas hidup keluarga. Kali ini TMMD dilaksanakan di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati.
Berdasarkan informasi kegiatan, sejumlah pekerjaan fisik akan dilakukan, mulai dari pembangunan dua titik saluran air sepanjang total hampir 300 meter, pemasangan satu paket tower air oleh PDAM, hingga rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni melalui dukungan Baznas.
Tak berhenti pada pembangunan fisik, TMMD kali ini juga menyentuh isu sosial yang krusial. Ada pemeriksaan kesehatan, donor darah, penyuluhan kesehatan reproduksi, kelas ibu hamil, hingga pemberian stimulan makanan bergizi untuk baduta rawan stunting dan calon pengantin.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang, Budi Prakosa, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur.
“TMMD ini bukan hanya membangun saluran atau rumah, tetapi juga membangun harapan. Di Mangunsari, kita ingin memastikan bahwa pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, dari air bersih, hunian layak, sampai kualitas kesehatan keluarga,” jelas Budi Prakoso, Selasa (10/2).
Menurutnya, semangat gotong royong yang menjadi roh TMMD menjadi kunci percepatan pembangunan di wilayah yang membutuhkan intervensi langsung pemerintah dan TNI.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
