Tim Gegana, Labfor, dan Inafis Polda Jateng yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasubdit Fiskomfor Labfor Polda Jateng, AKBP Totok Tri Kusuma, menjelaskan bahwa ledakan berasal dari bahan kimia jenis low explosive.
"Meskipun jenis low explosive, daya ledaknya membentuk kawah atau lubang sedalam 35 sentimeter di lokasi. Kami juga menemukan satu kardus berisi berbagai jenis petasan yang diduga akan dijual oleh pemilik rumah," ungkap AKBP Totok.
Sementara, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Polisi masih memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna pengusutan lebih lanjut.
Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau memproduksi petasan karena sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
