Ia menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat, khususnya Kudus, dirinya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.
“Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah bersama seluruh masyarakat, khususnya wilayah Kudus, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah beliau diterima,” katanya.
Luthfi mengenang almarhum sebagai sosok yang baik dan memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan.
Ia juga menambahkan, kontribusi almarhum terus berlanjut hingga saat ini, termasuk dalam program sosial seperti mudik gratis serta pengembangan ekonomi hijau.
“Hari ini sejak saya menjadi Gubernur, melalui Pak Bupati, program mudik gratis juga didukung Djarum. Termasuk pengembangan green economy, Djarum menjadi salah satu yang mendunia,” ujarnya.
Sebagai informasi, Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026 di Singapura pada usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Djarum, tetapi juga bagi dunia usaha nasional.
Semasa hidupnya, Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia yang bersama saudaranya, Robert Budi Hartono. Sosok tersebut membesarkan Grup Djarum menjadi perusahaan besar yang merambah berbagai sektor, mulai dari industri rokok hingga perbankan.
Selain di dunia bisnis, almarhum juga dikenal sebagai filantropis dan pecinta olahraga. Melalui PB Djarum dan Djarum Foundation, ia turut melahirkan banyak atlet bulu tangkis berprestasi serta menjalankan berbagai program sosial di bidang pendidikan dan lingkungan.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
