Kisah Ganjar Miliki Puluhan Sapi Jumbo, Jadi Langganan Pejabat hingga Presiden saat Iduladha

Ahmad Antoni
Aktivitas peternak di kandang sapi di wilayah Banyubiru, Kabupaten Semarang. (foto: istimewa)

Menurut Ganjar, kunci sukses peternakan terletak pada ketelatenan merawat sapi, mulai dari pemberian pakan, kebersihan kandang, hingga perhatian terhadap kesehatan hewan, termasuk perhatian dari pemerintah.

“Kalau mau berhasil ya harus telaten merawat sapi, makannya yang bagus, cara merawatnya benar,” ujarnya.

Kesuksesan peternak di Jawa Tengah juga tak lepas dari dukungan teknologi inseminasi buatan yang dikembangkan Balai Inseminasi Buatan (BIB) Jawa Tengah.

Kepala BIB Jawa Tengah, Ferry Agus Setiawan, menjelaskan balai tersebut bertugas memproduksi semen beku sapi dan kambing, untuk memperkuat populasi ternak di Jawa Tengah maupun nasional. Pemprov di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, memang fokus terhadap ketahanan pangan, termasuk peternakan.

“BIB Jawa Tengah memproduksi semen beku untuk didistribusikan kepada masyarakat, guna meningkatkan populasi ternak,” terangnya.

Balai yang mengelola lahan sekitar 6 hektare itu memiliki 45 ekor sapi pejantan dan 16 ekor kambing pejantan, dari berbagai jenis unggulan seperti simental, limosin, PO, Wagyu, dan FH. Proses produksi semen beku dilakukan secara ketat, mulai dari pengambilan semen segar, pemeriksaan kualitas, hingga pembekuan di laboratorium.

Menurut Ferry, jenis simental dan limosin menjadi primadona masyarakat, karena menghasilkan anakan dengan pertumbuhan cepat dan bobot besar. Dia juga menyebut, inseminasi buatan menjadi salah satu solusi efektif memulihkan populasi ternak pascawabah PMK pada 2022, yang sempat menurunkan populasi sapi di Jawa Tengah hingga sekitar 600 ribu ekor.

“Salah satu metode paling efektif untuk mengejar populasi ternak adalah melalui inseminasi buatan,” ujarnya.

Selain inseminasi buatan, pemerintah juga terus memperkuat pengawasan kesehatan ternak melalui vaksinasi, pemberian vitamin, obat cacing, hingga pemeriksaan rutin, agar hewan tetap sehat dan layak menjadi hewan kurban.

“Tidak semua daerah di Indonesia memiliki BIB, salah satu yang ada ya di Jawa Tengah. Dan Alhamdulillah termasukyang terbaik. Rencananya hewan kurban Pak Gubernur juga nanti dibeli dari sini, sudah ada komuikasi,” ungkapnya.

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network