Daging Kambing atau Sapi, Mana yang Lebih Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter

Djanti Virantika
Ilustrasi, daging kambing dan daging sapi sebenarnya memiliki kandungan gizi yang relatif mirip. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsSemarang.id Daging kambing atau daging sapi, mana yang lebih berbahaya? Pertanyaan ini kerap muncul di tengah momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Namun, daging kambing kerap dianggap lebih berbahaya untuk kesehatan dibandingkan daging sapi. Anggapan ini biasanya muncul karena daging kambing sering dikaitkan dengan kolesterol tinggi, tekanan darah naik, hingga risiko penyakit tertentu.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Premier Jatinegara, dr. Dwi Rendra Hadi, Sp.PD menjelaskan bahwa daging kambing dan daging sapi sebenarnya memiliki kandungan gizi yang relatif mirip.

Bahkan, beberapa literatur menyebut daging kambing justru memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik. Daging kambing dinilai tidak kalah sehat dibanding daging sapi.

“Sebenarnya kalau secara nutrisi relatif sama kambing sama sapi. Bahkan, ada beberapa literatur yang bilang kambing lebih kaya nutrisi daripada sapi,” jelas dr. Rendra dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone.

Lantas, mengapa daging kambing sering dianggap lebih berbahaya? Ternyata, masalah utamanya bukan terletak pada jenis dagingnya, melainkan pada cara pengolahannya.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network