TMMD merupakan bentuk kolaborasi yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui semangat gotong royong, program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, serta partisipasi masyarakat dalam membangun desa.
Pelaksanaan TMMD di Desa Watuduwur diharapkan mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperkuat penyediaan sarana dasar, serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Berbagai kegiatan pemberdayaan yang menyertai TMMD juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan semangat kebersamaan masyarakat.
Bupati Purworejo mengajak seluruh masyarakat Desa Watuduwur untuk turut menyukseskan TMMD dengan menjaga semangat gotong royong, berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan, serta merawat hasil-hasil pembangunan yang nantinya terwujud.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja menyebutkan, sasaran fisik TMMD tahun ini meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 15 cm serta pembangunan drainase sepanjang 188 meter.
Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), lima titik sumur bor, dan lima unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Watuduwur.
"Untuk sasaran nonfisik, TMMD Reguler ke-129 melaksanakan berbagai kegiatan penyuluhan yang meliputi pencegahan stunting pada anak, Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM), wawasan kebangsaan dan bela negara, penanggulangan bencana alam, pendidikan, serta Identitas Kependudukan Digital (IKD)," ungkapnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
