PURWOREJO, iNewsSemarang.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo membawa harapan baru bagi masyarakat Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, di wilayah perbukitan dan berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo.
Di tengah kondisi geografis yang cukup menantang, Satgas TMMD bersama masyarakat terus bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran fisik. Pembangunan jalan rabat beton menjadi salah satu sasaran utama yang diharapkan mampu membuka akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari.
Pasi Ter Kodim 0708/Purworejo, Kapten Inf Afik Sutanto mengatakan, pelaksanaan TMMD di Desa Watuduwur bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana menghadirkan harapan dan manfaat bagi masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
“TMMD ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat. Walaupun berada di wilayah perbatasan Kabupaten Purworejo dan Wonosobo dengan kondisi medan yang cukup menantang, semangat untuk membangun tidak boleh mengenal batas,” ujarnya.Kamis,(6/8/2026).
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan di wilayah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan mendukung kegiatan ekonomi.
“Harapan kami, apa yang dibangun melalui TMMD ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Yang paling penting, semangat gotong royong antara TNI dan rakyat terus terjaga,” tambahnya.
Kehadiran Satgas TMMD di Desa Watuduwur juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga secara sukarela turut membantu berbagai pekerjaan, mulai dari menyiapkan material hingga pengerjaan jalan.
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Di atas perbukitan yang menjadi batas Kabupaten Purworejo dan Wonosobo, TMMD hadir membawa pesan bahwa pembangunan dan harapan tidak boleh terhenti oleh kondisi geografis maupun batas wilayah.
Melalui TMMD Reguler ke-129, dari pelosok Watuduwur, asa masyarakat perlahan dibuka. Jalan yang dibangun bukan hanya menjadi akses fisik, tetapi juga menjadi jalan menuju harapan dan kehidupan yang lebih baik.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
