Salah satu anggota Satgas TMMD, Kopda Edi Sumargo, mengatakan bahwa medan yang cukup berat menjadi tantangan tersendiri dalam proses melangsir material.
“Medannya memang cukup menanjak dan ada juga yang menurun. Jadi saat membawa material menggunakan arko, kami harus menggunakan tali atau kayu bercabang untuk membantu menarik dan mengendalikan arko agar lebih aman,” ujar Kopda Edi.
Menurutnya, cara tersebut memang membutuhkan tenaga tambahan, namun menjadi bagian dari perjuangan Satgas untuk mempercepat pengerjaan sasaran fisik TMMD.
“Kami tetap semangat. Medan seperti ini justru menjadi tantangan yang harus kami hadapi bersama. Yang terpenting material bisa sampai ke lokasi dan pekerjaan terus berjalan,” ujarnya.
Perjuangan Satgas TMMD menaklukkan medan terjal tersebut menjadi gambaran nyata pengabdian prajurit di tengah masyarakat. Bagi mereka, jalan yang sulit bukan alasan untuk berhenti, melainkan tantangan yang harus ditaklukkan demi mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
