Salah satu layanan unggulan adalah KA Joglosemarkerto yang menghubungkan sejumlah kota penting di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, dan berbagai kota lainnya. Layanan ini menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan antarkota tanpa harus berganti moda transportasi.
Pada Semester I tahun 2026, KA Joglosemarkerto melayani 730.576 pelanggan, meningkat 10,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 662.409 pelanggan. Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api regional yang menghubungkan berbagai pusat kegiatan di Jawa Tengah dan DIY.
Selain itu, KA Kamandaka turut mendukung konektivitas kawasan selatan Jawa Tengah dengan melayani relasi Semarang–Purwokerto–Cilacap. Pada Semester 1 tahun 2026 KA Kamandaka melayani 608.550 Pelanggan, Layanan ini menghubungkan kawasan pemerintahan, pendidikan, perdagangan, hingga destinasi wisata di sepanjang lintas perjalanan, sekaligus memberikan alternatif transportasi yang efisien bagi masyarakat.
KA Kaligung Tulang Punggung Mobilitas di Jalur Pantura Jateng
Sementara itu, KA Kaligung menjadi salah satu tulang punggung mobilitas di jalur pantai utara Jawa Tengah. Kereta api ini melayani relasi Semarang–Pekalongan–Tegal–Brebes–Cirebon, Pada semester 1 tahun 2026 KA Kaligung melayani 989.261 pelanggan serta menghubungkan berbagai kawasan permukiman, pusat perdagangan, kawasan industri, serta destinasi wisata yang tersebar di wilayah Pantura.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
