Gubernur Jateng Jajal Taksi Listrik saat Launching Transformasi Perhubungan: Sangat Nyaman Sekali

Ahmad Antoni
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menjajal taksi listrik yang disopiri Wakil Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Sigit Djokosoetono. (foto: istimewa)

Sistem tersebut diarahkan agar pembayaran dapat langsung masuk ke kas daerah sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan terminal.

Dishub Jawa Tengah juga mengembangkan sistem  digitalisasi monitoring dan pengawasan operasional Terminal Tipe B. Sistem itu digunakan untuk memperkuat pengelolaan terminal berbasis data, termasuk pemantauan kendaraan dan laporan operasional.

Transformasi juga dilakukan pada layanan Trans Jateng melalui kolaborasi dengan Gojek. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan perjalanan masyarakat dari layanan ojek daring menuju Trans Jateng hingga layanan lanjutan sebagai first mile dan last mile.

“Tahun depan kita akan membuat satu tiket antara Gojek dan Trans Jateng. Jadi first mile, last mile sudah tercakup semua,” kata Miko.

Menurut data Dishub Jawa Tengah, jumlah pengguna Trans Jateng sepanjang 2025 mencapai sekitar 10 juta penumpang. Sebanyak 53 persen penumpangnya disebut merupakan pengguna yang beralih dari kendaraan pribadi ke Trans Jateng. Peralihan tersebut diperkirakan memberikan penghematan biaya transportasi masyarakat hingga sekitar Rp50 miliar.

Pemprov Jawa Tengah juga memperluas penggunaan Kartu Multi Trip untuk pembayaran Trans Jateng. Saat ini kartu tersebut telah digunakan pada satu koridor dan ke depan ditargetkan dapat digunakan di seluruh tujuh koridor Trans Jateng.


 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network