Abu Vulkanik Anak Krakatau Belum Terdeteksi Capai Jateng, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Ahmad Antoni
BPBD Jateng mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak panik terkait abu vulkanik Gunung Anak Krakatau meski belum terdeteksi capai wilayah Jawa Tengah. (foto: istimewa)

"Paper test di sekitar Bandara Ahmad Yani hasilnya negatif. Didukung pula oleh teman-teman di Staklim Kertajati Majalengka. Di Stamar Tegal mewakili Pantura juga negatif, Tunggul Wulung-Cilacap juga negatif. Secara ilmiah, di Jawa Tengah, perbatasan dengan Jabar di utara dan selatan itu negatif," ujarnya.

Kualitas Udara dan Debu di Jateng akibat Dampak Kemarau

Lantas, bagaimana menjawab kualitas udara dan banyak debu yang menempel di badan kendaraan? Kepala Staklim Jateng Goeroeh Tjiptanto memiliki jawaban.

Dia menjelaskan, pihaknya secara reguler melakukan uji kualitas udara, baik ada maupun tidak adanya aktivitas vulkanik. Hasilnya, kemarau berdampak pada kondisi yang saat ini terjadi di Jawa Tengah.

"Dapat disimpulkan, debu-debu dari kondisi volcanic ash tidak sampai ke Jawa Tengah untuk lapisan permukaan. Mengapa di medsos nampak debu di mobil atau motor? Karena kondisi kita dalam musim kemarau, dari 35 kabupaten/kota, 24 di antaranya berstatus kemarau awas," jelasnya.
 

Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network