Keikutsertaan dalam program ini dapat mendorong mahasiswa untuk melihat bidang Manajemen dari perspektif yang lebih luas. Paparan terhadap lingkungan akademik dan bisnis di China diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami dinamika perkembangan dunia usaha dalam konteks global.
Pengetahuan tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam menentukan langkah pengembangan akademik maupun karier setelah menyelesaikan studi.
Melalui partisipasi dalam program TEP Double Degree, Unnes terus memperkuat komitmen dalam memberikan akses terhadap pembelajaran internasional bagi mahasiswa.
“Kami berharap mahasiswa memanfaatkan program ini diharapkan tidak hanya memperkaya proses pendidikan, tetapi juga meningkaykan kompetensi, wawasan global, kemampuan beradaptasi,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahaswaan Unnes Prof. Dr Zaenuri dalam keterangan Senin (12/10).
Menurutnya, pertukaran pelajar menjadi salah satu strategi Unnes mendukung pembelajaran agar mahasiswa memiliki wawasan dan akses global. Selain ke JVIC China, Unnes juga bekerja sama dengan berbagai kampus di dunia untuk memfasilitasi mahasiswa.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
