Polisi Geledah Ponpes di Sukoharjo Buntut Pembakaran Warung Mi Babi, Ini Kata Gus Yasin

Ahmad Antoni
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan saat konferensi pers. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id -  Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, merespons penggeledahan dua lokasi yang diklaim sebagai pondok pesantren (ponpes) di Sukoharjo dan Karanganyar yang dilakukan tim gabungan kepolisian buntut pembakaran dan perusakan warung mi babi di Grogol.

Taj Yasin memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan tersebut tetap mendapatkan pendampingan psikologis. 

Pemprov Jateng akan berkoordinasi dengan orang tua atau wali untuk memastikan kondisi anak-anak tersebut tetap terjaga dan mereka dapat melanjutkan pendidikan.

"Di sana ada anak-anak kecil, ini yang perlu kami dampingi supaya mereka bisa terus ada keberlanjutannya," kata Taj Yasin saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Jumat (30/10/2026).

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini mengatakan, pendampingan diperlukan agar anak-anak yang berada di lokasi penggeledahan tidak mengalami trauma berkepanjangan dan tetap mendapatkan hak pendidikan.

Ia menambahkan, Pemprov Jateng akan berkomunikasi dengan orang tua untuk memastikan pendampingan berjalan. Anak-anak tersebut juga perlu diarahkan agar melanjutkan pendidikan di lembaga yang telah terverifikasi dan terpercaya.

"Mereka harus tetap belajar di tempat pendidikan yang benar-benar terverifikasi dan terpercaya," ujarnya.

Selain perlindungan anak, Taj Yasin juga menyoroti pentingnya penertiban lembaga pendidikan keagamaan yang belum memiliki izin operasional.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network