Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Gubernur Jateng: Saya Sangat Prihatin dan Menyesal Sekali
Advertisement . Scroll to see content

Basuki Tegaskan Tak Pecat Bawahannya yang Diduga Bermain Jual Beli Jabatan, Ini Faktanya

Senin, 03 Oktober 2022 | 12:59 WIB
  • author Agus Riyadi
Basuki Tegaskan Tak Pecat Bawahannya yang Diduga Bermain Jual Beli Jabatan, Ini Faktanya
Wabup Kendal Windu Suko Basuki.(iNews/Agus)

Sebagai seorang pejabat, Basuki menegaskan bahwa dirinya sangat menjaga harga dirinya. "Perlu saya tegaskan, sejak dilantik 2021 hingga sekarang ini saya tidak pernah menerima 1 sen pun uang dari tarikan pindah jabatan. Apalagi kok uang Rp20 juta - Rp30 juta. Saya enggak mau, dan harga diri saya tidak serendah itu," terang Basuki.

"Idealis ini yang terus saya jaga demi marwah Kabupaten Kendal," tambahnya.

Sebelumnya dikabarkan, klarifikasi yang dilakukan Wabup Kendal ini dilakukan sehubungan dengan adanya tudingan yang menyebut dirinya menerima setoran uang jual beli jabatan yang diduga dilakukan AS. 

Tudingan itu diunggah akun Sambone Kendal di media sosial dan menjadi viral. Diketahui, akun pengunggah postingan yang menuding orang nomor 2 di Kabupaten Kendal tersebut merupakan akun abal-abal.

Dalam unggahannya dijelaskan bahwa uang hasil pungutan jual beli jabatan mengalir ke sejumlah orang terdekat Wabup Kendal. Namun, dalam penyampaiannya, akun abal-abal tersebut sedikit menyamarkan nama-nama yang disebutnya.

"Kemanakah pundi uang yang dikumpulkan Mr A mengalir (dikumpulkan) ke Lukita swasta adiknya Parna, Rajo Markijuh dokter, Kelano Sawi seniman, Maskam LBH awuk2 dan ujungnya ke WSB. Pihak Dinas mengalir ke Giro Kusumo Dihub, Upin Ipin LH, Wowo rumah sakit dan ujungnya ke saudara Parna," tulis akun Sambone Kendal.

"Dana yang terkumpul sudah 40 M.. Target sampai akhir jabatan 120 M," imbuh tulisan Sambo di akhir postingannya.

Editor: Agus Riyadi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut