Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ditres PPA dan PPO Polda Jateng Buka Hotline Pengaduan: Identitas Pelapor Kami Rahasiakan
Advertisement . Scroll to see content

PPPA Sebutkan Penyebab Meningkatkannya Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:57 WIB
  • author irfan Maulana
PPPA Sebutkan Penyebab Meningkatkannya Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak
Ilustrasi/Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Deputi Perlindungan Khusus Anak pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Nahar menyoroti kenaikan kasus kekerasan pada anak di Indonesia.

Diketahui kekerasan seksual pada anak di Indonesia terus terus meningkat setiap tahunnya. Tercatat sejak tahun 2019 sampai 2022 total kasus kekerasan seksual pada anak baik perempuan dan laki-laki mencapai 31.725.

Nahar mengatakan rata-rata pelaku kekerasan pada anak tersebut dilakukan oleh orang-orang terdekat. Seperti orangtua, teman dan saudara.

"Enggak habis pikir temannya lakukan kekerasan ke temannya, ibu lakukan kekerasan dengan anaknya, ayah lakukan kekerasan dengan anaknya. Pelakunya orang deket, enggak masuk di akal," ujarnya dalam Media Talk di Kantor Kementerian PPPA, Jakarta Pusat, Jumat, (27/1/2023).

Salah satu kasus kekerasan seksual pada anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, di mana sorang anak perempuan yang masih duduk di bangku TK dicabuli tiga anak SD pada Sabtu (7/1/2023).

Menurut Nahar kasus kekerasan seksual anak saat ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa tetapi dilakukan juga oleh anak-anak. Hal ini disebabkan oleh konten pornografi yang dilihat oleh anak tersebut lewat gadget.

"Misalnya, orangtua lupa menaruh hape, anak melihat isi hape orang tuanya yang mengandung unsur pornografi, dia ingin mencontoh yang ada di hape itu, kemudian muncul kasus itu, terakhir di Mojokerto," jelasnya.

Editor: Maulana Salman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut