Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Raperda APBD Kendal 2025 Disetujui, DPRD Kendal Dorong Bupati Segera Mintakan Evaluasi ke Gubernur
Advertisement . Scroll to see content

Tekan Angka Pengangguran, Makmun Minta Mahasiswa Kendal Ciptakan Inovasi

Jum'at, 05 Mei 2023 | 08:41 WIB
  • author Agus Riyadi
Tekan Angka Pengangguran, Makmun Minta Mahasiswa Kendal Ciptakan Inovasi
Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, berfoto bersama usia halal bihalal dan temu alumni Imaken di rumah dinas Ketua DPRD. Foto: Istimewa

KENDAL, iNewsSemarang.id – Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun mengajak mahasiswa berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya mahasiswa sebagai insan akademis memiliki peran strategis dalam melahirkan inovasi-inovasi untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada di masyarakat.

Ketua Dewan yang juga mantan aktivis mahasiswa itu mengajak para mahasiswa maupun alumni perguruan tinggi untuk melakukan inovasi menciptakan lapangan pekerjaan. Menurutnya tingkat angka pengangguran di Kabupaten Kendal yang masih tinggi, menjadi persoalan serius yang harus dipecahkan bersama-sama.

“Saya sampaikan pada teman-teman mahasiswa, kuliah tak cukup mencari IPK yang tinggi. Tapi bagaimana bisa mencari pengalaman dan membangun jaringan. Jadi ketika pulang ke daerahnya, bisa bantu pemerintah menciptakan lapangan kerja,” ungkapnya, Jumat (5/5/2023).

Di sisi lain, Ketua Ikatan Alumni PMII Kendal itu mendorong Pemkab Kendal untuk mengoptimalkan Kawasan Industri Kendal (KIK) yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor penyerap tenaga kerja di Kabupaten Kendal.

Menurutnya Pemkab Kendal perlu memberikan akses kemudahan bagi para investor menanamkan investasinya di Kabupaten Kendal. Selain itu, perlu dimaksimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang siap pakai.

“Progress KEK perlu digenjot lagi untuk percepatan pertumbuhan ekonomi daerah yang masih tertinggal dari daerah lain. Sayang sekali kita punya Proyek Strategis Nasional, tapi warganya masih banyak yang menganggur,” terangnya.

Makmun tidak menampik diantara warga Kendal yang sudah bekerja sebagian besar menjadi buruh pabrik di Kota Semarang. Sebagian lagi menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Editor: Sulhanudin Attar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut