get app
inews
Aa Text
Read Next : Perbaikan Jalan Selesai 2 Pekan sebelum Lebaran, Ahmad Luthfi: Masih Ada Jalan Rusak Segera Lapor!

Selesai Dibangun Dilalui Truk Muatan Kayu, Jalan Kedungsari Rusak Lagi 

Senin, 31 Januari 2022 | 14:11 WIB
header img
Jalan di Desa Kedungsari yang baru dibangun dua bulan lalu sudah rusak kembali. Foto: Istimewa

KENDAL, iNews.id - Jalan aspal yang baru saja selesai dikerjakan tak bertahan lama dan rusak lagi. Jalan yang berada di wilayah RT 6 RW 3 Dusun Tegalsari Desa Kedungsari Kecamatan Ringinarum tidak berumur lama, karena dalam setiap harinya dilalui kendaraan berat, truk bermuatan kayu.

Jalan tersebut merupakan jalan Perhutani yang baru saja selesai dikerjakan dari dana Bantuan Propinsi. Namun, kondisi jalan tersebut sudah banyak yang terkelupas hampir di semua titiknya.

Kepala Desa Kedungasri Kecamatan Ringinarum Akhnad Supriyanto Minggu (30/1/2022) menjelaskan kerusakan jalan karena dilalui kendaraan berat.

"Ini menjadi dilema, satu sisi kami membangun jalan tersebut karena merupakan jalan ke makam desa dan kondisinya rusak hingga banyak yang terpeleset. Meskipun statusnya jalan milik perhutani namun saya beranikan diri untuk membangun dengan dana banprov," ujar Supriyanto.

Pihaknya mengaku pasrah dengan kondisi jalan tersebut yang berpotensi rusak dan itu merupakan resiko yang diambil karena sudah dikerjakan pengaspalan di lokasi tersebut.

"Saya sudah paham kalau jalan itu pasti akan cepat rusak dan saya sudah ambil resiko untuk itu karena hanya jalan itu yang belum tersentuh dari Dana Desa,"lanjutnya. Meski demikian pihaknya akan melakukan perbaikan atas rusaknya jalam tersebut 

 

Sementara itu Farikin warga sekitar lokasi mengaku menyayangkan jalan yang baru selesai dikerjakan sudah rusak parah. Menurut warga pengerjaan tidak serius karena tidak menggunakan batu belah hanya batu kecil-kecil jadi tidak kuat menahan beban.

"Kami melihat tidak ada dasaran batu belah hanya batu kecil yang akan bergerak ketika ada kendaraan yang melintas dan terbukti banyak yang rusak.," ujar Farikin.

Awalnya hanya beberapa titik saja, namun lama kelamaan hampir semua aspal rusak. "Warga meminta segera ada perbaikan," ucapnya. 

 

Editor : Agus Riyadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut