Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 25.000 Penari Dug Dug Der Semarangan Pecahkan Rekor Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Tekan Inflasi, Wali Kota Semarang Minta Semua Pihak Ikut Monitor Harga Bahan Pokok

Rabu, 06 Maret 2024 | 20:03 WIB
  • author Dimas Yuli
Tekan Inflasi, Wali Kota Semarang Minta Semua Pihak Ikut Monitor Harga Bahan Pokok
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. (IST)

Hanya saja ia tak ingin lengah, mengingat tingkat konsumsi di Kota Semarang sangat tinggi. Dirinya bakal terus melakukan upaya-upaya menekan inflasi, salah satunya melalui pengendalian harga bahan pokok dengan kegiatan Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman). 

“Kita tetap harus imbangi juga, kita lakukan upaya-upaya seperti menggelar gerakan pasar murah,” jelasnya. 

“Kemudian monitoring harga bahan pokok di pasaran. Dan yang pasti kita harus sigap, umpama kurang maka kami koordinasi dengan Pemprov Jateng untuk suplai seperti tadi,” lanjutnya. 

Sementara itu, Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, ada kenaikan inflasi di Jawa Tengah sebesar 0,57 persen. Meski ada kenaikan, angka inflasi di Jawa Tengah masih di bawah target nasional. 

Nana menyebut, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah dalam menangani kenaikan inflasi. Dirinya pun berharap, semua pihak bisa terlibat dalam penurunan angka inflasi. 

“Langkah-langkah yang sudah dilakukan dari pusat bersama daerah adalah menggelontorkan beras Bulog SPHP. Dan ini di Jateng sudah berjalan baik, ditambah langkah kita untuk beras cadangan, terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan Bulog ini. Kita juga melakukan gerakan pasar murah yang dilakukan sejak Januari sampai Idul Fitri nanti. Gerakan pangan murah sekarang sudah mencapai 75 kegiatan,” imbuhnya. 

Lebih lanjut, Nana juga telah meminta kepada Polda Jateng melalui Satgas Pangan untuk selalu ikut mengecek harga bahan pangan mengantisipasi adanya potensi aksi penimbunan.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut