Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Mobil BMW Terjun Bebas dari Ujung Jalan Tol gegara Ikuti Google Maps
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Sukolilo Pati Disebut Kampung Maling usai Viral Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil

Kamis, 20 Juni 2024 | 09:18 WIB
  • author Rina Anggraeni/Ahmad Antoni
7 Fakta Sukolilo Pati Disebut Kampung Maling usai Viral Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil
Sebutan kampung maling hingga penadah mobil curian muncul di google maps. (medsos)

PATI, iNewsSemarang.id – Nama Sukolilo Pati kini ramai disebut sebagai ‘Kampung Maling’. Pasalnya, wilayah timur Provinsi Jawa Tengah ini menjadi viral akibat kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang bos rental mobil asal Jakarta.

Berikut fakta-fakta Sukolilo Pati disebut kampung maling imbas viral kasus pengeroyokan yang menewaskan bos rental mobil asal Jakarta

1. Netizen Sebut Banyak Maling
Korban yang bernama Burhanis (52) tewas usai diamuk massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Kamis (6/6). Sehingga, banyak warganet berkomentar bahwa Sukolilo Pati kini disebut Kampung Maling. Lantas apa alasan kenapa Sukolilo Pati kini disebut Kampung Maling? Ternyata hal ini berawal dari ungguhan netizen yang menggugah postingan bahwa wilayah itu banyak maling.

2. Kampung Maling di Google Maps
Salah satunya, postingan yang menunjukkan ‘Kampung Maling’ di Google Maps dapat dilihat di akun @Bolo_Pati di platform media sosial (Medsos) Tiktok. Video itu memuat caption "Usil banget tangannya ya bolo," diselingi emoticon menangis. Postingan itu pun mendapatkan komentar banyak dari warganet.

3. Camat Sukolilo Bantah Kampung Penadah Mobil Bodong
Camat Sukolilo Andrik Sulaksono membantah jika daerahnya merupakan kampung bandit penadah mobil bodong.Menurutnya, hal tersebut karena opini netizen saja imbas adanya kejadian pengeroyokan rombongan rental dari Jakarta yang dikira warga adalah maling. "Itu hanya opini dari warganet yang menyampaikan karena mungkin kesalahan apa yang terjadi kejadian di Desa Sumbersoko," jelasnya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut