Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Abdul Kadir Karding Harapkan Undip Produksi Pemimpin untuk Generasi Indonesia Emas 2045
Advertisement . Scroll to see content

Rektor Undip soal Kematian Mahasiswa PPDS, Perundungan hingga Pemalakan: Kami Tak Menutupi!

Selasa, 03 September 2024 | 06:33 WIB
  • author Ahmad Antoni
Rektor Undip soal Kematian Mahasiswa PPDS, Perundungan hingga Pemalakan: Kami Tak Menutupi!
Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo S.E., M.Si. (Ist)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Universitas Diponegoro (Undip) mengajak kematian mahasiswi PPDS (Program Pendidikan Dokter Sepesialis) Anestesi, dr Aulia Risma Lestari, menjadi momentum evaluasi bersama. Tidak hanya terkait penyelengaraan pendidikan dokter spesialis, namun juga untuk semua pemangku kepentingan. 

“Dengan segala hormat, tanpa bermaksud mendahului semua proses pemeriksaan yang dilakukan kepolisian dan kementerian, kami berharap peristiwa ini menjadi momentum evaluasi bersama. Tidak bijaksana kalau peristiwa ini menjadi wacana dan polemik serta perdebatan semata. Jangan pula menjadi bahan untuk menyalahkan satu dan lainnya,” kata Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo S.E., M.Si. pada Senin (2//9/2024).

Dia mengingatkan, peristiwa meninggalnya dokter Aulia sudah menjadi bola liar yang berpotensi merugikan semua pihak. Jika itu dibiarkan, bukan saja penyelenggara pendidikan tinggi yang dirugikan, efeknya bisa kemana-mana termasuk mengganggu komitmen untuk menyediakan dokter spesialis yang dicanangkan pemerintah. 

“Kita juga punya kewajiban moral menjaga rasa hati keluarga almarhumah dokter Aulia yang pasti akan lebih suka jika apa yang mereka alami menjadi sesuatu yang dikenang karena membawa kebaikan dalam kehidupan bersama,” tegasnya.

Karena itu, Undip mengajak semua pihak mengakhiri perdebatan yang tidak produktif, melakukan evaluasi, dan kembali menatap kedepan melakukan hal-hal yang menjadi tugas dan kewajiban masing-masing. Ajakan ini, bukan semata untuk kepentingan Undip tapi kepentingan bersama. 

“Ajakan ini bukan untuk kepentingan Undip Kampus ini lahir untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan umat manusia melalui bidang pendidikan. Undip ini statusnya badan hukum milik negara, namun keberadaannya didedikasikan untuk masyarakat,” ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut