Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Baksos Peringatan HUT ke-75 Humas Polri, Polda Jateng Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan
Advertisement . Scroll to see content

Mengejutkan! Begini Reaksi Brigadir AK Dipecat Tidak Hormat terkait Kasus Pembunuhan Bayi

Jum'at, 11 April 2025 | 05:32 WIB
  • author Eka Setiawan
Mengejutkan! Begini Reaksi Brigadir AK Dipecat Tidak Hormat terkait Kasus Pembunuhan Bayi
Anggota Intel Polda Jateng Brigadir Ade Kurniawan dipecat tidak hormat dalam kasus pembunuhan bayi. (Foto: iNews)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Brigadir Ade Kurniawan (AK), anggota Direktorat Intelkam Polda Jateng, tersangka kasus pembunuhan bayi dipecat dengan tidak hormat oleh Hakim Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Polda Jateng. Pemecatan itu diputuskan dalam sidang kode etik, Kamis (10/4/2025).

“Menjatuhkan sanksi, perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela, pelaksanaan patsus (penempatan khusus) selama 15 hari sudah dilaksanakan, pemberhentian tidak dengan hormat,” tegas Ketua Sidang KKEP Polda Jateng AKBP Edi Wibowo.

Brigadir AK yang merupakan anggota Banit 2 Subdit 4 Ditintelkam Polda Jateng dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 13 ayat 1 PP Nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 7 huruf F Perpol nomor 7 tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri junto Pasal 7 huruf F Perpol nomor 7 tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri dan Pasal 13 ayat 1 PP RI nomor 1 tahun 2003 juncto Pasal 8 huru c angka 2, 3 dan 4 Perpol nomor 7 tahun 2022 tentang Kode Etik dan Komisi Kode Etik Polri.

Selain itu, Brigadir AK juga terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 13 ayat 1 PP Nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 13 huruf F Perpol nomor 7 tahaun 2022 tentang Kode Etik dan Komisi Kode Etik Polri.

Majelis Hakim KKEP Polda Jateng saat menjatuhkan putusan juga menyebut Brigadir Ade telah tinggal bersama NJP (24) yang tak lain adalah ibu korban, sejak tahun 2023 tidak dalam ikatan suami istri dan mempunyai anak. Anak itulah yang diduga dibunuh oleh Brigadir Ade, usianya baru 2 bulan.

Brigadir AK Pikir-Pikir
Hakim kemudian mempersilakan Brigadir Ade untuk merespons putusan tersebut. Diberi waktu 3 hari untuk menentukan pikir-pikir apakah menerima atau mengajukan banding. “Saya pikir-pikir Komandan,” kata Brigadir Ade.

Saat sidang, hadir pula NJP dan ibunya alias nenek dari korban. Mereka tak mau berkomentar lebih lanjut. “Sama lawyer ya,” kata nenek korban sembari meninggalkan ruang sidang.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut