get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi dalam Gelar Perkara, Roy Suryo: 99,9% Palsu

Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi Tutup Pintu Maaf untuk Roy Suryo, Rismon dan Dokter Tifa

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:09 WIB
header img
Roy Suryo cs saat melakukan soft launching buku Jokowi"s White Paper di Kampus UGM, Yogyakarta, Senin (18/8/2025). (Foto: Langkah Update/YouTube)

JAKARTA, iNewsSemarang.id - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menutup pintu maaf untuk Roy Suryo Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma alias Dr Tifa (RRT). Polda Metro Jaya telah menetapkan ketiganya sebagai tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu.

Hal ini disampaikan Ketua Kami Jokowi, Razman Arif dalam Program Rakyat Bersuara iNews TV, bertajuk 'Jokowi: Kasus Saya Buktikan di Pengadilan', Selasa malam (3/1/2026).

"Saya juga koordinasi tadi siang bahwa untuk Roy Suryo, Rizman, dan Tifa (RRT), itu sudah tidak ada pintu maaf, Clear. Jadi Pak Jokowi sudah bersikap untuk RRT, close pintu maaf," ungkap Razman.

Razman mengaku sikap dari Jokowi itu didapatkan dari seseorang yang setiap hari bersama mantan presiden tersebut. Pernyataan dari Jokowi tersebut menurutnya, juga diketahui oleh kuasa hukumnya, Rivai Kusumanegara.

"Itu sikap yang jelas dari Solo. Sudah lah tidak usah kita tanya. Adinda Rivai pasti tahulah, orang yang tiap hari dengan Pak Jokowi, jelas ya," katanya.

Dia menegaskan, bahwa selama proses tudingan ijazah palsu ini berjalan, Jokowi tidak sepenuhnya menunggu RRT datang meminta maaf kepadanya. Jokowi memilih diam karena prihatin dengan apa yang dilakukan Roy Suryo Cs.

"Jadi jangan dikira selama ini Pak Jokowi masih menunggu-nunggu (maaf dari RRT), tidak. Dia cuma prihatin, masih melihat niat baik, tapi Mas Roy dan kawan-kawan ternyata tidak (meminta maaf) dan terus-menerus. Sehingga diambil sikap, tidak," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut