get app
inews
Aa Text
Read Next : Operasi Pekat Candi 2026, Polda Jateng Ungkap 31 Kasus Petasan dan Amankan Puluhan Pelaku

Latihan Unit Negosiator, Polda Jateng Perkuat Kemampuan Polwan Redam Ketegangan Massa Demo

Jum'at, 24 April 2026 | 05:44 WIB
header img
Latihan Unit Negosiator di halaman apel Mapolda Jateng, Kamis (23/4/2026) sore. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id - Polda Jawa Tengah terus memperkuat pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas kamtibmas, di tengah dinamika penyampaian aspirasi masyarakat yang kian berkembang.

Salah satunya melalui Latihan Unit Negosiator yang digelar di halaman apel Mapolda Jateng, Kamis (23/4/2026) sore. Latihan yang dipimpin Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai satuan, mulai dari Kompi Polwan Unit Negosiator, Raimas, Dalmas awal dan lanjut, hingga PHH Satbrimob. 

Sejumlah unsur pendukung seperti Unit K9, lalu lintas, serta tim kesehatan dari BidDokkes juga turut disiagakan. Tak hanya internal Polri, sinergi lintas sektor juga terlihat melalui kehadiran personel TNI dari Babinsa Kodim Kota Semarang, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Damkar. Seluruh unsur ini disatukan dalam satu skenario terpadu untuk menggambarkan penanganan situasi kontijensi secara komprehensif.

Selama latihan, simulasi dirancang menyerupai kondisi nyata di lapangan. Skenario latihan dimulai dari situasi hijau, saat massa datang dan menyampaikan aspirasi secara tertib. Pada fase ini, Kompi Polwan Unit Negosiator tampil sebagai garda terdepan, membuka ruang dialog, membangun komunikasi, dan menjembatani aspirasi agar tetap tersampaikan tanpa memicu gesekan.

Dalam salah satu adegan, barisan Polwan negosiator tampak berdiri di hadapan massa, menyampaikan imbauan dengan tenang meski menghadapi tekanan suara dan emosi massa seiring eskalasi meningkat ke situasi kuning hingga merah. 

Di titik inilah kemampuan negosiator benar-benar diuji, bukan hanya teknik menyampaikan imbauan, tetapi juga kemampuan meredam ketegangan melalui komunikasi yang terukur, empatik, dan persuasif.

Di sisi lain, pergerakan pasukan Dalmas hingga PHH Brimob diperagakan secara taktis dan terukur sebagai bagian dari prosedur pengendalian massa. Seluruh tindakan tetap berada dalam koridor hukum dengan dukungan fungsi penegakan hukum dari fungsi Reskrim serta pengawasan internal dari fungsi Propam.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut