get app
inews
Aa Text
Read Next : Simulasi Unit Negosiator di Kantor Gubernur Jateng, Kesiapan Fisik dan Taktis Mulai Diuji

Latihan Unit Negosiator, Polda Jateng Perkuat Kemampuan Polwan Redam Ketegangan Massa Demo

Jum'at, 24 April 2026 | 05:44 WIB
header img
Latihan Unit Negosiator di halaman apel Mapolda Jateng, Kamis (23/4/2026) sore. (foto: istimewa)

Menariknya, latihan ini juga menonjolkan sisi kemanusiaan melalui keterlibatan Tim Trauma Healing dari Bag Psikologi Biro SDM serta unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kehadiran mereka sebagai antisipasi apabila dalam situasi massa terdapat kelompok rentan yang membutuhkan penanganan khusus, baik secara fisik maupun psikologis.

Secara keseluruhan, latihan berlangsung lancar dengan seluruh skenario dapat terlaksana dan dikendalikan dengan baik. Tidak hanya mengasah kesiapan teknis, kegiatan ini juga menitikberatkan pada pengendalian emosi personel, komunikasi efektif unit negosiator, serta kemampuan petugas di lapangan dalam membaca situasi secara cepat dan tepat.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto yang memantau langsung jalannya kegiatan menegaskan bahwa pendekatan dialog yang dilatihkan terhadap Unit Negosiator menjadi kunci utama dalam setiap penanganan situasi di lapangan.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap personel mengedepankan negosiasi sebagai langkah awal. Polri hadir bukan untuk membatasi, tetapi untuk mengawal dan mengamankan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat agar tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur, termasuk Tim Trauma Healing dan unit PPA merupakan wujud komitmen Polri dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

“Harapannya, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dikelola dengan cepat, tepat, dan humanis, tanpa mengesampingkan ketegasan sesuai prosedur,” ujarnya.

Pendekatan humanis yang dilatihkan hari itu menjadi penegas bahwa di balik kesiapsiagaan pengendalian massa, Polri tetap menempatkan dialog sebagai jalan utama dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.
 

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut