10 Fakta Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, Nomor 4 Keji dan Tak Manusiawi
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha diduga lebih tersistematis yang berjalan karena ada instruksi. Pola tersebut terdeteksi selama KPAI melakukan pendampingan terhadap kasus ini. Pihaknya pun mendesak agar ditutup permanen.
"Saya melihat kasus DC (Daycare) ini agak berbeda dengan DC bermasalah di Depok atau Pekanbaru karena ini jauh lebih tersistematis," ujar Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini saat dikonfirmasi, Minggu 26 April 2026. Misalnya, praktik pengikatan terhadap anak di Daycare seolah merupakan SOP lantaran dilakukan pada jam-jam tertentu. Ia menduga ada instruksi langsung terhadap pengasuh anak yang bekerja di sana.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan mulai melakukan penyisiran daycare tidak berizin di wilayah Yogyakarta. Langkah ini dilakukan menyusul kasus kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha yang menjadi perhatian publik.
Hasto mengatakan proses sweeping dilakukan secara bertahap dalam waktu beberapa hari ke depan."Saya kira kita bisa cek satu persatu sehingga dalam waktu singkat, paling lama dua hari kita sudah tahu semua status daycare yang ada di kota Yogyakarta," katanya.
Editor: Ahmad Antoni