get app
inews
Aa Text
Read Next : Janda Lansia Ini Menangis Haru Rumahnya Direhab Satgas TMMD: Terima Kasih Bapak-bapak TNI

Kabar Baik! 30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng Akan Diperbaiki lewat Program BSPS

Senin, 11 Mei 2026 | 08:00 WIB
header img
Pemerintah pusat mengalokasikan perbaikan sebanyak 30.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Jawa Tengah melalui program BSPS 2026. (foto: istimewa)

BREBES, iNewsSemarang.id - Pemerintah pusat mengalokasikan perbaikan sebanyak 30.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Jawa Tengah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026. 

“Tahun lalu di Jawa Tengah ada 7.532 unit, tahun ini minimal 30.000 unit. Naiknya sekitar 23.000 unit,” kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait saat peluncuran BSPS Jawa Tengah 2026 di di Brebes pada Sabtu (9/5). 

Menurutnya, kenaikan target BSPS di Jawa Tengah menjadi bagian dari percepatan program tiga juta rumah yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto. Sebab, tahun ini pemerintah juga memperluas jangkauan BSPS secara nasional. 

Jika sebelumnya masih ada ratusan kabupaten/kota yang belum mendapatkan program, tahun ini seluruh kabupaten/kota di Indonesia memperoleh alokasi.

“Tahun lalu ada 222 kabupaten/kota yang tidak dapat. Tahun ini semua kabupaten/kota di Indonesia, lebih dari 500 daerah, mendapatkan program ini,” ujarnya.

Selain BSPS, Maruarar juga menyinggung program KUR Perumahan yang diarahkan untuk memberdayakan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil. Melalui program tersebut, masyarakat dapat mengakses pembiayaan dengan bunga rendah untuk memperbaiki rumah maupun mendukung usaha.

Maruarar juga meminta agar pelaksanaan program bedah rumah ikut menggerakkan ekonomi lokal. Material bangunan seperti bata dan genteng diharapkan dibeli dari pelaku usaha di daerah.

“Barang-barang yang dibeli, seperti bata dan genteng, usahakan dari Jawa Tengah supaya ekonomi rakyat bergerak,” ujarnya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan, terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan RTLH di Jawa Tengah.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut