get app
inews
Aa Text
Read Next : 350 Atlet Mobile Legends Terbaik se-Jawa Tengah Adu Strategi di Kapolda Jateng Cup 2026

Polda Jateng Turun Tangan Usut Teror Pocong Begal yang Meresahkan Warga di Sejumlah Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 09:53 WIB
header img
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto. (foto: istimewa)

SEMARANG, iNewsSemarang.id – Beredar video dan foto di media sosial mengenai isu teror pocong begal yang disebut membawa senjata tajam di sejumlah wilayah di Jawa Tengah, membuat resah warga.

Merespons situasi tersebut, Polda Jawa Tengah bergerak cepat melakukan investigasi, patroli siber, serta pengecekan langsung ke lokasi oleh Polres jajaran. 

Hasil penelusuran sementara menunjukkan bahwa sebagian besar konten yang beredar merupakan hoaks maupun misinformasi yang sengaja disebarluaskan untuk menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menjelaskan bahwa pihaknya menemukan adanya indikasi penggunaan ulang video maupun foto yang sama di berbagai platform media sosial dengan mengganti narasi atau keterangan lokasi kejadian seolah-olah terjadi di wilayah berbeda seperti Grobogan, Kendal, Magelang, maupun Cilacap.

“Dari hasil patroli siber dan pengecekan lapangan yang dilakukan jajaran kepolisian, ditemukan indikasi bahwa video maupun foto yang sama disebarluaskan berulang kali dengan mengganti caption lokasi kejadian demi viralitas maupun keuntungan pribadi tertentu,” tegas Artanto, Selasa (26/5/2026).

"Kondisi di wilayah-wilayah yang disebut dalam narasi viral tersebut hingga saat ini tetap aman, tertib, dan kondusif serta tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerugian material terkait isu tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, Polda Jateng tetap mengambil langkah antisipatif guna menjamin rasa aman masyarakat. Seluruh Polres dan Polsek jajaran diperintahkan meningkatkan patroli malam hari, khususnya pada jam-jam rawan di area pemukiman warga, jalan sepi, dan lokasi minim penerangan.

Selain itu, Direktorat Siber Polda Jateng juga tengah melakukan penelusuran terhadap akun-akun yang diduga menjadi penyebar utama konten hoaks tersebut.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut