get app
inews
Aa Text
Read Next : Reaksi Keras Korea Utara usai Amerika Serikat Serang Fasilitas Nuklir Iran

Nilai Ekspor Jateng Naik 19,53 Persen, Pasar Utamanya Amerika Serikat hingga Jepang

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:42 WIB
header img
epala BPS Provinsi Jawa Tengah Ali Said, saat menyampaikan Arah Pergerakan Inflasi Jawa Tengah Terkini melalui kanal resmi BPS Jateng, Selasa (2/6/2026). (foto: istimewa)

Lima komoditas dengan andil inflasi terbesar di Jateng pada Mei 2026, yakni cabai merah 0,06 persen, bawang merah 0,05 persen, cabai rawit 0,05 persen, telepon seluler 0,04 persen, dan minyak goreng 0,03 persen.

Selanjutnya, perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah pada Mei 2026, tercatat sebesar 117,39 atau naik 2,16 persen, dibandingkan NTP April 2026 yang hanya 114,90.

Ali menjelaskan, kenaikan angka NTP Mei 2026 disebabkan kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,58 persen atau 152,85, yang cepat dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,41 persen atau 130,21.

"Komoditas yang memberikan andil terbesar pada naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani, yakni gabah, bawang merah, jagung, cabai rawit, dan sapi potong," jelasnya.

Komoditas yang memberikan andil terbesar pada Indeks Harga yang Dibayar Petani, yaitu bawang merah, bakalan sapi, cabai merah, sawi hijau, dan cabe rawit.

Menurut Ali, Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Pulau Jawa dengan kenaikan NTP, selain Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, dan DI Yogyakarta.

Editor : Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut