Daftar Rekor Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia, Lamine Yamal Lewati Lionel Messi
ATLANTA, iNewsSemarang.id – Daftar rekor pencetak gol termuda di Piala Dunia menarik untuk diketahui publik sepak bola. Terbaru, Lamine Yamal melewati rekor Lionel Messi.
Ya, Lamine Yamal mencetak gol pertama dalam kariernya di Piala Dunia saat Timnas Spanyol menghadapi Arab Saudi pada laga fase grup Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) malam WIB. Gol pembuka langsung diiringi sujud syukur, sekaligus menjadi simbol kebangkitan La Roja setelah gagal mencetak gol di pertandingan perdana.
Spanyol datang ke laga ini dengan tekanan besar. Hasil imbang tanpa gol kontra Cape Verde di laga pertama membuat kebutuhan mencetak gol cepat menjadi harga mati. Situasi itu menuntut efektivitas sejak menit awal agar Arab Saudi tidak semakin percaya diri bertahan.
Tekanan itu dijawab Lamine Yamal pada menit ke-10. Serangan rapi La Furia Roja-julukan Timnas Spanyol memecah kebuntuan lebih awal dan mengubah atmosfer pertandingan. Gol ini memberi Spanyol kendali penuh atas jalannya laga.
Proses gol lahir dari kecerdikan Yamal membaca ruang. Dia mengecoh bek Arab Saudi, lolos dari pengawalan, lalu berdiri bebas di tiang jauh. Umpan Mikel Oyarzabal diteruskan Yamal dengan tenang menjadi gol pembuka.
Selebrasi Yamal menyita perhatian. Dia merayakan gol bersama rekan setim, lalu menengadahkan tangan dan melakukan sujud syukur di atas lapangan. Momen tersebut menandai tonggak penting dalam karier internasionalnya.
Yamal yang baru berusia 18 tahun dan 343 hari kini menjadi pemain termuda ke-7 yang mencetak gol di Piala Dunia. Dia tepat di atas Lionel Messi (18 tahun dan 357 hari). Saat ini rekor masih dipegang Pele yang mencetak gol di usia 17 tahun 239 hari bersama Brasil.
Performa cemerlang Yamal tidak datang tiba-tiba. Bersama Barcelona, dia sudah bersinar di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir. Pengalaman itu tampak saat dia tampil percaya diri di panggung Piala Dunia.
Meski mencetak gol penting, penampilan Yamal belum sepenuhnya maksimal. Dia hanya bermain satu babak sebelum ditarik keluar saat jeda pertandingan. Keputusan itu diambil sebagai bagian dari manajemen kondisi fisiknya.
Situasi serupa terjadi pada laga sebelumnya. Saat Spanyol menghadapi Cape Verde, Yamal juga tidak turun sejak awal dan baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-70. Peran bertahap ini menunjukkan kehati-hatian tim pelatih.
Editor : Ahmad Antoni