Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Ahmad Salman, Siswa Madrasah Peraih Skor PK Tertinggi UTBK 2026 Tanpa Ikut Bimbel
Advertisement . Scroll to see content

Viral Siswi Personel Drumband Tampil Seksi dan Joget Erotis saat Gebyar Muharram di Demak

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:46 WIB
  • author Tim iNews Media Grup
Viral Siswi Personel Drumband Tampil Seksi dan Joget Erotis saat Gebyar Muharram di Demak
Viral penampilan drumband sekolah gegara siswi pakai baju seksi dan joget erotis (Foto: Instagram)

DEMAK, iNewsSemarang.id – Viral di media sosial sejumlah siswi salah satu grup drumband tampil dengan baju seksi dan joget erotis dalam acara Gebyar Muharram ke-16 di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Aksi mereka pun jadi perbincangan hangat di jagat maya. 

Video yang beredar memperlihatkan sejumlah siswi tampil dengan kostum ketat dan melakukan gerakan tari yang dinilai sebagian netizen kurang sesuai dengan konteks acara keagamaan.

Diketahui, kegiatan itu digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan mengusung tema “Memulai Langkah Menjadi Segoro Berkah”, di Jalan Pasar Hewan RT 01 RW 01, Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, dan diikuti oleh puluhan grup drumband dari berbagai daerah.

Sebanyak 26 tim drumband ikut memeriahkan acara dengan menampilkan berbagai atraksi musik dan formasi yang menghibur masyarakat. Namun, salah satu penampilan peserta justru menjadi sorotan dan memicu perdebatan di dunia maya.

Sebagian netizen menilai penampilan tersebut tidak mencerminkan nuansa acara yang digelar dalam rangka syiar Islam. Beragam komentar pun bermunculan di media sosial setelah video tersebut viral. 

"Mirisnya gurunya ikut nonton juga," tulis salah satu akun warganet. Sementara akun lainnya berkomentar, "Perayaan Muharram penarinya kayak LC."

Pihak Penyelenggara Klarifikasi dan Minta Maaf

Menanggapi polemik yang berkembang, panitia penyelenggara bersama pihak Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) NU Mranggen memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

Mereka menjelaskan bahwa Gebyar Muharram merupakan agenda tahunan yang telah diselenggarakan secara konsisten selama 16 tahun sebagai bagian dari syiar Islam dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Mewakili unsur Pembina Yayasan NUN yang menaungi kedua madrasah tersebut, HM Ridwan Sulhan menyampaikan penyesalan atas kegaduhan yang muncul akibat viralnya salah satu penampilan peserta.

"Kami memohon maaf kepada Pembina dan Pengurus Yayasan NUN, MWC NU Mranggen, serta seluruh masyarakat yang merasa kurang nyaman dengan penampilan salah satu grup drumband tersebut. Kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi kami ke depan," ujar HM Ridwan Sulhan, dikutip dari laman NU Demak.

Pihak penyelenggara menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait proses seleksi dan pengawasan penampilan peserta agar kegiatan serupa di masa mendatang tetap sejalan dengan nilai-nilai yang diusung dalam acara.


 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut