KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani terkait Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah
JAKARTA, iNewsSemarang.id - Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama empat orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Perkara ini diduga terkait dengan pemerasan yang dilakukan Etik di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo.
"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (10/7/2026).
Akan tetapi, Budi belum merinci lebih jauh bagaimana modus atau berapa jumlah pemerasan yang dilakukan Etik.
Dia menyebut, para pihak yang ditangkap akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. "Pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Sementara, hingga ini berita ini diterbitkan KPK juga belum menentukan status hukum terhadap para pihak yang ditangkap. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak setelah menangkap mereka.
Sebelumnya, KPK menangkap lima orang dalam OTT yang digelar di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Salah satu yang diringkus dalam operasi senyap itu adalah Bupati Etik Suryani.
Budi menyebut, operasi senyap itu berlangsung dalam rangka penyelidikan tertutup yang dilakukan KPK.
“Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (10/7).
Budi menambahkan, dalam operasi tersebut tim KPK mengamankan sebanyak lima orang. “Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” sebutnya.
Editor : Ahmad Antoni