Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 25.000 Penari Dug Dug Der Semarangan Pecahkan Rekor Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Angka Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Semarang Melandai, DP3A Ungkap Penyebabnya

Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:12 WIB
  • author Septi Wulandari
Angka Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Semarang Melandai, DP3A Ungkap Penyebabnya
Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). (foto: istimewa)

Berdasarkan jenis tindak kekerasan yang dialami korban, kekerasan fisik tercatat berada di posisi tertinggi dengan 109 kasus, disusul ketat oleh kekerasan seksual sebanyak 105 kasus.

Menurutnya, penurunan jumlah kasus secara umum menjadi sinyal positif atas meningkatnya kesadaran masyarakat serta efektivitas berbagai program pencegahan di tingkat bawah.

Namun demikian, fenomena maraknya KDRT dan tingginya angka kekerasan fisik serta seksual tetap menjadi catatan kritis yang harus diwaspadai.

Guna menekan angka kekerasan hingga ke tingkat paling rendah, DP3A Kota Semarang terus memaksimalkan berbagai kanal pengaduan masyarakat, baik melalui layanan pengaduan daring maupun pelaporan langsung secara tatap muka di kantor dinas.

"Kami menyiapkan pendampingan menyeluruh bagi korban yang membutuhkan, mulai dari pendampingan psikologis hingga hukum. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak kekerasan yang terjadi di lingkungannya," ujarnya.
 

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut