Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Candi Prambanan hingga Borobudur Jadi Ruang Ibadah, Perkuat Daya Tarik Wisata Religi di Jateng
Advertisement . Scroll to see content

Perluas Kunjungan Wisatawan, Pemprov Jateng Siapkan 1.000 Desa Wisata Baru

Sabtu, 07 November 2026 | 07:02 WIB
  • author Ahmad Antoni
Perluas Kunjungan Wisatawan, Pemprov Jateng Siapkan 1.000 Desa Wisata Baru
Sejumlah wisatawan asing menjajal alat kesenian tradisional saat mengunjungi desa wisata kawasan Borobudur. (foto: istimewa)

MAGELANG, iNewsSemarang.id – Desa wisata di Jawa Tengah (Jateng) kini menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satunya Desa Wisata Candirejo, Kabupaten Magelang.

Sekitar 10 wisatawan asal Jerman terlihat menikmati perjalanan menyusuri desa menggunakan delman. Sepanjang perjalanan, mereka diajak mengenal kehidupan masyarakat, sekaligus melihat berbagai potensi yang menjadi daya tarik desa wisata tersebut. Perjalanan berlanjut dengan mengunjungi industri rumahan pembuatan tempe. 

Di tempat itu, para wisatawan melihat langsung proses produksi yang dilakukan masyarakat. Mereka kemudian diajak menyaksikan pembuatan keripik tempe, salah satu produk olahan warga.

Tak berhenti di situ, rombongan juga berkesempatan mengenal kesenian tradisional, dengan mencoba memainkan gamelan bersama warga. Suasana semakin hangat ketika perjalanan ditutup dengan menikmati teh hangat dan makanan ringan.

Bagi Ina, wisatawan asal Jerman, kunjungan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda. Dia menyatakan senang, bisa melihat langsung bagaimana masyarakat desa menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk aktivitas produksi makanan yang selama ini mungkin hanya dikenalnya sebagai produk jadi.

"Hari ini sungguh luar biasa. Ada banyak hal berbeda yang bisa kami lihat, mulai dari pengalaman naik kuda, proses pembuatan berbagai produk, hingga melihat bagaimana masyarakat di sini menjalani kehidupan sehari-hari. Semua orang menyambut kami dengan sangat hangat dan ramah," ungkapnya pada Kamis (5/11).

Salah satu hal yang paling membekas bagi Ina, adalah melihat proses pembuatan keripik. Dia baru kali pertama mengetahui bagaimana makanan ringan tersebut diproduksi. Menurutnya, dibutuhkan kerja keras untuk menghasilkan camilan yang terlihat sederhana.

Editor: Ahmad Antoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut