"Teman-teman, komitmen dari Bapak Presiden sebagai pucuk pimpinan negara sudah sangat jelas, yaitu mendorong penuh pemberantasan korupsi dan pengesahan RUU Perampasan Aset," tegasnya.
Menurutnya, RUU ini merupakan implementasi dari United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) 2003 yang mengatur mekanisme perampasan aset tanpa pemidanaan. Skema tersebut telah diterapkan di berbagai negara.
"Vila-vila mewah milik mafia disita dan diubah menjadi sekolah serta pusat kegiatan sosial. Pengalaman negara lain tentu bisa kita jadikan masukan agar RUU Perampasan Aset bisa efektif mengembalikan aset negara dan tidak menjadi instrumen yang bisa disalahgunakan," ujar Gibran.
Dia pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengawal pembahasan RUU Perampasan Aset agar kekayaan negara yang dirampas melalui tindak pidana korupsi dapat kembali sepenuhnya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
